Posts

Showing posts with the label The More You Know

Daripada Demo Sana-Sini

Image
Penyedia jasa transportasi konvensional kembali berdemonstrasi untuk menolak transportasi online di Banda Aceh, Bandung, Bandar Lampung, dan beberapa kota lainnya di Indonesia pada tahun 2017. Hal ini dipicu oleh mereka yang tak acuh perkembangan teknologi menggunakan dalih regulasi yang tak sesuai dan masalah perizinan. Lagi-lagi yang dijadikan dasar untuk demonstrasi ini adalah Undang-Undang No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas danAngkutan Jalan . “Kalau dari sudut pandang sebagai driver buat saya sah-sah aja. Karena kita dihadapkan tentang masalah ekonomi dan kebutuhan dengan kondisi Jakarta yang semakin padat, hadirnya ojek online memudahkan customer dari segi transportasi, makanan, delivery barang. Kalau dari sudut pandang sebagai orang biasa, terkadang saya juga berpikir hadirnya ojol (ojek online ) jadi sedikit menghambat rezeki dan peran transportasi lain”, tutur Rizki Dennis Adham yang menjadi pengemudi Gojek sebagai sambilan. Awalnya tak ada yang mengira ke...

Estetis Kudu Grainy?

Image
Foto dengan grainy  (pribadi)   es·te·tis/  /éstétis/  a   1  mengenai keindahan; menyangkut apresiasi keindahan (alam, seni, dan sastra);  2  mempunyai penilaian terhadap keindahan ( sumber ) Tanpa disadari tren yang ada silih berganti. Tak hanya busana, dunia potret-memotret pun punya beberapa tren baru. Banyak orang yang berlomba memanipulasi foto mereka agar memiliki niai estetis tinggi dan menarik perhatian yang melihat. Secara umum, keindahan suatu karya memang subjektif. Tak ada dasar penilaian akan sebuah karya yang paten. Meski begitu, dasar yang harus dipenuhi untuk menghasilkan foto yang berkualitas sudah ada. Hal ini merupakan salah satu ilmu dasar dalam fotografi (mengenai ISO, shutter speed , dan aperture ). Mengenai dasar fotografi ini sudah banyak yang memuatnya juga. Kegiatan memanipulasi foto atau mengeditnya bukanlah hal yang salah dalam dunia fotografi. Pada hasil pemotretan terkadang ada beberapa hal yang...

Bedanya Commute, Commuter, dan Commuter Line

Image
Ilustrasi Commuter Line (allaboutwindowsphone.com) "Eh udah ada dosen belom? Gue lagi di commuter nih" Banyak yang sering menyebutkan kata commuter dengan salah. Sebenarnya apa sih arti dari commuter ? Commuter adalah sebutan untuk orang yang melakukan commute . Wah, lalu apa itu commute ? Commute adalah berpergian dari satu kota ke kota lain setiap hari untuk bekerja. Nah, sedangkan Commuter Line adalah sebuah sistem transportasi rel kereta listrik. Sekarang Commuter Line dijadikan pilihan transportasi umum oleh banyak orang. Kecepatan dan harga yang terjangkau menjadi salah satu alasannya. Menurut pengertian commuter yang diberikan sebelumnya mereka adalah pekerja, namun banyak pelajar dan mahasiswa yang menjadi commuter juga.  Setelah mengetahui pengertian ini, diharapkan semua yang membaca dapat menggunakan kata sesuai penempatannya. Bisa juga diinfokan perihal pengertian ini kepada orang sekitar. Tak banyak yang benar dalam menggunakan istilah ini dan...

Emangnya itu Pelecehan Seksual?

Jadi kebanyakan manusia awam menganggap pelecehan seksual itu pastilah tindak pemerkosaan. Well, sebenarnya pemerkosaan adalah bentuk pelecehan seksual paling laten alias nyata. Meski begitu, pemerkosaan bukan satu-satunya tindak pelecehan seksual. Dilansir dari k4health.org , p elecehan seksual adalah perilaku pendekatan yang terkait dengan seks yang tidak diinginkan, termasuk permintaan untuk melakukan seks, dan perilaku lainnya yang secara verbal maupun fisik merujuk pada seks. Berarti ucapan berbau seks dan tidak dikehendaki oleh si penerima bisa dianggap pelecehan seksual, salah satunya body shaming. Menurut web yang sama, perilaku yang dapat digolongkan sebagai pelecehan seksual sebagai berikut Lelucon seks, menggoda secara terus menerus mengenai hal-hal yang berkaitan dengan seks, baik secara langsung maupun melalui media seperti surat, SMS, maupun e-mail. Penyiksaan secara verbal akan hal-hal yang terkait dengan seks. Memegang ataupun menyentuh dengan tujuan sek...

Anti Barang Palsu Club

Shame on fake! Tagline itu cukup booming di kalangan mereka yang mengkampanyekan untuk selalu membeli dan memakai barang asli. Tagline ini biasanya dianut bagi mereka fashion enthusiast , seperti sneakerhead , branded bags enthusiast , dan pada dasarnya mereka yang menyukai exclusive apparel . Sebenarnya bukan ajang pamer kekayaan, tetapi lebih ke tindakan cerdas . Sebelumnya sudah dibahas mengenai  keluhan barang palsu dari gue. Dengan membeli barang asli kita berarti juga menghargai ciptaan orang. Sudah ada perjanjian yang berlaku bukan di Indonesia mengenai barang palsu. Perjanjian itu adalah Perjanjian Perdagangan Anti-Pemalsuan ( Anti-Counterfeiting Trade Agreement) yang dikenal dan disingkat dengan ACTA. ACTA merupakan perjanjian resmi dan telah diterapkan di negara seperti Australia, Kanada, Uni Eropa, Jepang, Selandia Baru, Amerika Serikat, dan beberapa lainnya. Perjanjian ini sebagai respon dari para negara yang peduli terhadap meningkat...